Ini Dia Untuk Kamu! Biaya Klaim Asuransi Kendaraan

Saat terjadi kecelakaan, pengguna polis ada baiknya lebih akrab dengan produk asuransi kendaraan yang sedang ia gunakan. Apakah itu TLO atau All Risk. Maka dengan begitu sebagai pengguna polis kita lebih paham berapa banyak biaya yang akan ditanggung oleh pihak asuransi untuk membayar berapa biaya klaim asuransi kendaraan yang kita gunakan.

Contohnya :

Premi asuransi TLO, mempunyai rate asuransi mobil rata-rata 0,8 – 1 persen. Misalnya, bila Ibu Vita memiliki mobil Toyota Avanza G/T Luxury seharga Rp. 250.000.000,00 dengan rate asuransi 0,8 persen, maka biaya yang harus dibayarkan sebagai berikut :

0,8% x Rp 250.000.000,00 = Rp. 2.000.000,00

Sedangkan untuk asuransi mobil all risk sendiri rata-rata 2,5-3,5 persen. Asuransi lainnya bahkan menyediakan rate asuransi 1,50 persen untuk mobil berharga di atas Rp500 juta.

Untuk penghitungan preminya berarti asuransi yang harus dibayarkan apabila Ibu vita akhirnya lebih memilih asuransi all risk dari pada TLO, dan punya harga mobil                         Rp. 500.000.000,00. Kita ambil salah satu skema rate sebuah asuransi, yaitu 1,50 persen untuk mobil seharga Rp500.000.000,00 hingga Rp800.000.000,00.

Maka jumlah yang harus dibayarkan adalah:

1,50%  x Rp. 500.000.000,00 = Rp. 7.500.000,00

Jumlah biaya premi TLO maupun all risk di atas nantinya masih ditambah dengan biaya administrasi. Biasanya biaya administrasi kurang dari Rp50.000,00.

Berdasarkan perhitungan di atas, premi asuransi all risk 312% lebih tinggi dari pada TLO. Sebagai pengendara yang mempunyai polis, perlu merogoh saku tiga kali lipat dari premi asuransi TLO untuk  mendapatkan polis asuransi mobil all risk.

Dengan begitu maka baik asuransi all risk ataupun asuransi TLO punya kelebihan dan kebaikan masing-masing. Mengingat banyaknya kendaraan saat ini mengalami peningkatan yang signifikan digadang-gadangkan menjadi penyebab utama meningkatnya kemacetan. Bisa dilihat dari daerah yang mempunyai titik kemacetan yang parah karena kendaraan yang lalu lalang tidak taat lalu lintas maupun berhenti mendadak karena kecelakaan.

Oleh karena itu memiliki asuransi berarti Anda memindahkan resiko akibat kerusakan kendaraan anda kepada pihak perusahaan asuransi. Jadi jika terjadi kerusakan kendaraan karena kecelakaan, biaya perbaikan kendaraan Anda akan ditanggung oleh pihak asuransi. Apalagi dengan dukungan OJK,  Kini ketentuan preminya tidak ada lagi perang tarif yang cenderung bisa membuat calon nasabah asuransi merasa terkecoh. Aturan tersebut tertulis dalam Surat Edaran OJK Nomor: SE-06/D.05/2013 tentang Penetapan Tarif Premi, besaran premi tergantung wilayah kendaraan yang beroperasi.

Namun, ada baiknya untuk memilih asuransi kendaraan tidak boleh asal-asalan. Ada hal-hal yang harus diperhatikan agar asuransi yang di  ambil menguntungkan di masa depan. Karena salah memilih maka anda akan mendapatkan kerugian besar. Dimana yang harusnya asuransi itu membantu dan menguntungkan, malah merugikan anda. Semakin cepat anda mengurus asuransi anda melalui internet, semakin banyak pula  manfaat yang diperoleh. Yuk kunjungi https://www.cekaja.com/asuransi-kendaraan . Tersedia berbagai macam asuransi yang dapat anda gunakan untuk melindungi kendaraan kesayangan anda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *